Biografi

Kisah Pemeritahan Raden Wijaya, Raja Majapahit

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr

Kisah sejarah dari kerajaan Majapahit seolah-olah tak ada habisnya bahkan sampai sekarang masih menyimpan berbagai macam misteri. Seperti kita tahu di dalam pemerintahan Majapahit terdapat banyak raja dengan segala prestasinya termasuk dari seorang raja bernama Raden Wijaya. Kisah pemerintahan Raden Wijaya hingga sekarang masih terus digali untuk mendapatkan kepastian.

Sebenarnya Raden Wijaya memiliki kisah politik yang menairk bahkan sempat menjadi raja Majapahit dalam beberapa dekade. Maka dari itu kamu harus melihat secara detail dari informasi lengkapnya seperti berikut.

Kisah Pemerintahan Raden Wijaya

Dari biografi singkatnya tercatat bahwa pada tahun 1292, Raden Wijaya berhasil menumpas pasukan Gelang-Gelang yang pernah menyerang Singhasari. Dari situlah Raden Wijaya mengalami masa-masa sulit karena tidak memperhatikan adanya pasukan pemberontak di arah selatan kerajaan sehingga menewaskan Kertanegara.

Dalam perjalanan politiknya Raden Wijaya sempat mengalami pergolakan dengan raja-raja besar hingga akhirnya sebuah desa dimana menjadi tempat tinggal Raden Wijaya diberi nama Majapahit. Dilansir dari catatan Dinasti Yuan menggambarkan bahwa tahun 1293 Raden Wijaya memanfaatkan kedatangan pasukan Mongol untuk menghancurkan Jayakatwang.

Pergulatan antara kerajaan Mongol, Jayakatwang, dan Wijaya terus berlangsung hingga akhirnya dinobatkan menjadi raja Majapahit pada tanggal 15 bulan Kartika tahun 1215 Saja atau sekarang diartikan ke dalam tanggal 12 November tahun 1293.

Masa penerintahan Wijaya di Majapahit terbilang sukses karena berhasil mengangkat berbagai pengikutnya sebagai pendiri kerajaan dan menduduki tingkat penting di dalam pemerintahan. Kisah pemerintahan Raden Wijaya masih memasuki masa keemasan hingga berhasil memajukan Majapahit. Akan tetapi terjadi pemberontakan di tahun 1295 oleh Ranggalawe yang berhasil dihasut oleh seorang tokoh licik bernama Mahapati.

Akibat pemberontakan tersebut daerah Majapahit tinggal setengah kemudian dipimpin oleh Wiraraja dengan ibu kota Lumajang. Meskipun sudah mengalami peristiwa pemberontakan tetap saja hingga akhir hayatnya Raden Wijaya belum bisa memberi ketenangan di dalam Majapahit. Dilansir dari Nagarakretagama, Raden Wijaya meninggal dunia di tahun 1309 dan dimakamkan di Antahpura kemudian dicandikan di Simping yang digambarkan menjadi perpaduan Wisnu dan Siwa.

 

Write A Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.